Rette Mengingatkan Keris

Rutte Mengingatkan KerisDi istana, dengan latar belakang bunga dan bendera dua negara, sebilah keris diserahkan oleh Perdana Menteri Kerajaan Belanda, Mark Rutte kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (23/11). Keris itu adalah warisan budaya Indonesia yang di kembalikan kepada pemerintah Indonesia dan akan disusul 1500 artifek lainnya.

Tiba-tiba Rutte mengajak kita berpikir tentang keris (lagi). Apalah arti keris di tengah masyarakat Indonesia yang sedang menjadi generasi merunduk menyaksikan smartphone. Dengan smartphone itu kita bebas ngomong apa saja, mengutuk-ngutuk. Kita juga berani seenaknya mengumpat-ngumpat kepada orang tua ‘ndasmu’ hanya karena beda pendapat.  Read the rest of this entry

Masjid dan ciri Tradisi

23-11-2016-opini-mas-hajirSuatu ketika di hari Minggu saya mengajak keluarga jalan-jalan menyusuri pelosok kampung-kampung di Demak. Jalan sudah relatif bagus karena program mengerasan melalui betonisasi sudah sampai ke ujung-ujung kampung. Di perjalanan itu saya mendapati perubahan, rumah-rumah berangsur berbenah, dari yang mulanya kayu bergaya arsitektur limasan atau joglo berubah menjadi tembok, yang mulanya memiliki halaman menjadi mepet ke jalan. Satu lagi, masjid-masjid banyak yang direnovasi, yang mulanya berbentuk beratap tumpang berubah kubah dan bermenara meniru gaya Mughal, arsitektur yang terpengaruh dari India abad 16. Cirinya adalah dinding dan pintu gerbang melengkung, menara ganda berbalkon, dan atap kubah. Ada juga yang meniru masjid Quba di Madinah, atau qubah yang besar seperti masjid Umar di Baitul Maqdis, atau menara empat mengelilingi qubah sebagaimana Masjid Al Azhar Qairo, Mesir. Read the rest of this entry