Sajak 1

SAJAK BATANG SEPOTONG

“Kau tidak sepenuh hati

Kenapa hanya kau berikan sepotong?” katamu

“ Karena aku hanya punya sepotong!” jawabku

“Kau tidak benar-benar setulus hati

Kenapa tidak kau kasihkan semua?” katamu

“Aku tidak punya semua, yang aku miliki hanya sepotong, yang lain sudah hangus dibakar orang lain. Aku setulus hati

batang sepotang inilah yang aku miliki. potongan lain bukan milik orang lain,

sudah jadi abu.

Batang sepotong adalah satu-satunya milikku, dia menjadi harapanku.

Aku ingin memrsembahkan kepadamu.

Sudilah menerima batang sepotong ini.

Batang sepotong ini masih basah,

Bila kau sudi menyentuhkannya pada tanah, menyiramnya dengan air, dan memberikannya sinar matahari dipagi hari. Tidak akan lama lagi dia akan menampakkan tunas. Tunas itu akan jadi batang membesar dan meninggi, ranting dan daun yang merimbun.

Kalau sudah tinggi dan merimbun, nanti kita duduk di bawahnya, menikmati semilir angina berlindung dari terik kemarau. Dari batang-batangnya kita pasang ayunan. Tempat anak kita nanti kita nina bobokkan.

Jangan bayak Tanya sebelum batang itu kering dan mati.

Muhajir Arrosyid

17 Mei 2007

Iklan

About Ken dan Bening

keluarga pembelajar

Posted on Mei 24, 2008, in Puisi. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. biar batang sepotong itu yang menghidupimu
    memberikan kesejukan dan ketenteraman
    Tak apa meski sepotong
    biar kurawat menjadi kuat
    karena du gunung aku merenung
    di kali aku bernyanyi
    dan di darat menjadi buaya,,
    he,he
    biar pun kau buaya
    setengahmu adalah manusia yang paling setia..

    puisimu luar biasa,,,bolehkah aku belajar pada dirimu,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: