Jarak dan Keberadaan

JARAK
Muhajir Arrosyid

Siang yang mendung kau kirim SMS
“Kangen”
Aku juga kangen
Kenapa kangen itu hadir?
Karena ada jarak
Jarak waktu dan jarak tempat
Sehari kita tidak bertemu

Untuk dapat melihat dengan jelas, kita membutuhkan jarak
Untuk menangkap keindahan, kita membutuhkan jarak
Jarak untuk saling pandang
Jarak untuk saling bayang
Segala cinta yang masing-masing ingin saling kita persembahkan

Kata Seno Gumira Ajidarma;
“ Jadi memang tak bisa kulihat wajahnya dengan jelas – apakah yang masih bisa dilihat dari sebuah wajah yan terlalu dekat, sehingga tek berjarak, keremangan dengan cahaya lembut yang berusaha menembus korden?
Mungkin itu sebabnya aku lebih sering ingat gorden daripada wajahnya, karena hanya dari balik gorden itu datang cahaya yang membuat ruang menjadi temaram.”

Kata Seno Juga;
“Perpisahan sering tidak berarti apa-apa – seperti tidak pernah ada perpisahan bagi orang yang saling mencintai. Mereka saling memaki ketika bertemu tetapi tetap mengenang ketika berpisah. Perpisahan sebenarnya akan terjadi ketika kita tidak pernah ingat lagi kepada seseorang meskipun kita hidup bersamanya.”

Karena jarak tercipta puisi ini.

Semarang 31 Desember 2008

Iklan

About Ken dan Bening

keluarga pembelajar

Posted on Januari 2, 2009, in Puisi. Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Jarak dan Keberadaan.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: