BENALU DI POHON INDONESIA

benalu-belimbing copyBaru musim ini aku beli buah mangga. Hal itu karena dua pohon mangga di depan rumahku tidak berbuah. Biasanya pohon mangga itu berbuah banyak dan besar-besar. Pohon mangga itu berjenis manalagi. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sekeluarga tetapi kami juga dapat membagikannya kepada para tetangga dan handai taolan baik dekat maupun jauh.

Pohon mangga depan rumah itu sungguh sangat terkenal di antara teman dan handaitaolan. Setiap kali saya bepergian dan bertemu teman lama, mereka hampir pasti menanyakan kabar si pohon mangga. Seorang teman beberapa hari yang lalu datang ke rumah. Ia kecewa karena mendapati pohon mangga tidak berbuah. Padahal ia sudah membawa bagor, tempat untuk membawa mangga ketika nanti pulang.

Sungguh. Pohon itu seperti tidak memiliki arti saat tidak berbuah. Ia tidak lagi dipuji-puji.

Dengan pohon itu aku dapat berbagi kepada sesama. Pohon dan buah ini telah melancarkan komunikasi saya dengan para saudara dan tetangga.

Pada suatu sore aku duduk di bawah pohon itu. Mendongakkan kepada ke atas sambil merenungi, kenapa pohon itu tidak mau berbuah. Pohon itu aku tanam sepuluh tahun yang lalu. Dua tahun setelah kami tanam, ia telah menghadiahkan buahnya. Pohon itu aku beli dari penjual pohon bersepeda yang lewat depan rumah.

Betapa tidak enak hati saya, setiap kali teman bertanya tentang pohon mangga itu, aku hanya bisa menjawab, “ Entah ya musim ini tidak berbuah.”

Aku mendongak ke atas. Aku menyaksikan satu benalu menempel di pohon itu. Ternyata tidak hanya satu. Aku baru sadar, daun-daun hijau itu rupanya bukan daun mangga tetapi daun  benalu.

Aku telah menemukan sebab kenapa pohon mangga tidak berbuah, karena pohon itu telah dipenuhi benalu. Benalu hidup melalui pohon lain. Mula-mula sedikit tetapi lama-lama memenuhi seisi pohon. Pada akhirnya jika dibiarkan, benalu akan dapat membunuh pohon induk. Saat tidak ada lagi tempat bagi daun mangga untuk tumbuh, dan hanya benalu yang menghijau maka hanya dalam hitungan minggu dengan pelan namun pasti pohon itu akan mongering. Benalu memang mati tetapi pohon mangga juga mati.

Maka saya harus berbuat untuk menolong pohon mangga. Ia tidak dapat melepas benalu-benalu itu dari tubuhnya sendiri. Segera aku ambil gergaji dan kampak membabat benalu benalu itu. Semoga lekas tumbuh dan berbuah lagi kau buah mangga.

Kasus pohon mangga dan benalu itu mirip yang terjadi dengan Bangsa dan Negara Indonesia saat ini. Indonesia adalah pohon mangga yang penuh benalu. Penyuap dan koruptor itu telah mengambil alih dan mendominasi tubuh sang pohon Indonesia. Tidak lama lagi jika benalu-benalu itu tidak segera dibabat kemungkinan sang pohonakan layu. Kita lihat saja, Indonesia sudah lama tidak berbuah, berbagai prestasinya berhenti.

Apa bedanya antara Indonesia dan pohon mangga? Pohon mangga tidak dapat menyingkirkan benalu ditubuhnya. Indonesia dapat membuang koruptor, penyuap dari tubuhnya. Mari singkirkan benalu pada tubuh Indonesia, jangan malah menjadi benalu! (Muhajir Arrosyid)

About Ken dan Bening

keluarga pembelajar

Posted on November 5, 2009, in buku harian. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Tulisan anda sangat menyentuh hati…
    Kami tunggu tulisan berikutnya dan trmkasih telah ikut gabung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: