SELANTUN MIMPI

Muhajir Arrosyid

Lita cerita kepada Listy pada suatu sore; Lita berharap suatu saat dapat masuk TV, dikenal banyak orang, dibicarakan, menjadi pusat perhatian, kaya, punya rumah dan mobil mewah. Setelah jadi artis terkenal dan kaya Lita ingin punya suami ganteng, baik hati, jujur, dan tidak neko-neko. Lita ingin perkawinan langgeng dan tidak terkena gosip.

“Lita tidak mau dong cerai dalam usia sebulan perkawinan, terus setiap hari dikuntit wartawan dan digosipkan yang bukan-bukan!”

“Itu resiko artis neng, kalau tidak mau digosipkan, dibicarakan orang, ya jangan jadi artis. Khalayak layak tahu segala yang terjadi pada artis, entah itu cerai, hamil, beranak, kawin lagi, selingkuh, sampai kepleset di kamar mandi,” jawab Listy

“Tapi yang diberitakan yang baik-baik saja!” Lita membela.

Setiap hari Lita berlatih menyanyi. Bapaknya juga tidak keberatan dengan keinginan Lita. Oleh bapaknya dia disediakan satu kamar khusus untuk berlatih.

Kamar itu berisi seperangkat tip rekorder, VCD pleyer, dan televisi. Setumpuk VCD juga ada di sana. Koleksi VCD dan kaset terdiri dari lagu dangdut angkatan Elya Khadam sampai Dewi Perssik.

Di dinding kamarnya tertempel poster-poster artis idola Lita. Mereka adalah Della Citra, Ina Geboy, Lilis Karlina, Ayu Soraya, Iis Dahlia, Della Puspita, Ratna Listi, dan Ratna Anjani.

About Ken dan Bening

keluarga pembelajar

Posted on Februari 8, 2010, in Cerita Pendek. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: