ACARA BUKA PUASA BERSAMA ITU HARAM?

Ibadah puasa sudah masuk hari ketiga. Eh sodara, sodara sudah berapa kali Anda mengikuti acara buka bersama? Atau biasa dalam satu bulan ibadah puasa berapa kali Anda mengikuti acara buber ini? Saya mau cerita pengalaman saya pada tahun-tahun yang lalu. Dulu hampir setiap hari saya mengikuti acara buka bersama. Misalnya hari Senin ikut acara yang diadakan oleh kelompok footsal, kemudian hari Selasa ikut buka dengan teman sekantor, hari berikutnya ikut acara yang diselenggarakan oleh teman sekelas waktu kuliah S1, hari berikutnya lagi ikut buka bersama yang diselenggarakan bersama teman-teman kuliah S2, dan berikutnya. Kadang-kadang malah ada acara buka bersama yang bertumbukan.

Ini baru saya yang tidak punya jabatan. Kata teman yang jadi pejabat, dia sampai tidak pernah buka di rumah karena memenuhi berbagai undangan acara buka bersama ini. Sampai-sampai anaknya merengek-rengek memintanya untuk berbuka di rumah sekali saja.

Melihat fenomena ini makna buka bersama yang sederhana yaitu membatalkan puasa karena sudah waktu batasnya, berubah menjadi mementum kumpul-kumpul identik pesta-pesta. Saya pernah membaca status teman fb, katanya hal yang paling mengesankan saat puasa adalah mendapat momen kompul-kumpul dengan teman-temannya. Melihat fenomena ini seolah-olah yang terpenting dalam puasa adalah berbuka.

Puasa adalah untuk melatih kesabaran, melatih menahan nafsu. Setelah perang yang teramat besar, menghabiskan banyak biaya, menghabiskan banyak nyawa Rosul Muhamad bersabna, “Perang (uhud dan badar) ini belum seberapa” maka para sahabat terbalalak, “ada perang yang lebih besar yaitu melawan hawa nafsu.” Puasa ini diselenggarakan untuk melawan hawa nafsu. Bukan hanya nafsu makan tetapi nafsu-nafsu yang lain. Menjaga mata, menjaga telinga, menjaga mulut dan sebagainya. Itu yang saya dengar dari pengajian-pengajian. Dan acara buka bersama yang biasa saya ikuti diwaktu-waktu yang lalu biasanya malah penuh nafsu. Puasa dalah pendidikan, semacam pelatihan agar menjadi kebiasaan dihari-hari di luar ramadhan.

Mari kita lanjutkan. Ini pengalaman saya, ujung-ujungnya setelah acara buka bersama ngobrol ngalor ngidul dilanjutkan jalan-jalan, sampai lupa sholat magrib, sholat isya, apalagi tarawih. Karena biasanya rumah makan tempat buka bersama tidak memiliki tempat sholat yang cukup untuk sholat seluruh pengunjung.

Saya tiba-tiba ingat Dajjal. Makhluk Allah yang akan muncul menjelang hari kiamat. Kata Mbah Shihab, Kyai Masjid di samping rumah, Dajjal itu bukan manusia bermata tiga yang mengerikan. Menurut beliau Dajjal ada dimana-mana juga di rumah kita. Dajjal adalah segala sesuatu yang menghalangi hubungan kita kepada Allah. Ia bisa berwujud televisi, internet, dan lain sebagainya. Acara televisi walaupun diberi label reliji-pun akan menjadi Dajjal jika ditonton sepanjang hari.

Pengajian di masjid pada sepi, apa karena banyaknya acara pengajian di televisi ya? Orang-orang lebih suka ikut pengajian di TV, lebih personal, bisa lebih dekat, bisa diajak di kamar. Oh ya, bisa saja acara buka bersama menjadi Dajjal karena menghambat hubungan kita kepada Allah.

Judul Palsu

He he he, judulnya provokatif sekali ya? Jangan percaya itu hanya judul belaka untuk menarik minat pembaca agar mau ngeklik. Judul yang fenomenal seperti ini saya pelajari di media-media online. Mereka kalau buat judul luar biasa bombastis, saya tahu maksudnya. Agar pembaca penasaran dan mengarahkan krusor dan klik. Ciri lain judul di media online adalah pakai tanda tanya. Berita kok judulnya pakai berita tanya. Mula-mula saya benci judul semacam ini tapi lama kelamaan memahami dan kemudian meniru. Maaf kalau Anda tertipu.

Tentu saja buka puasa bersama khalal, hanya saja kalau buka bersama seperti yang saya lakukan, hinggal lupa sholat wajib dan tarawih bisa menjadi kharam. Dan Anda bukanlah orang seperti saya tentunya. Anda adalah orang yang bisa mengatur waktu, mengatur tempat, dan bijak. Semoga. Maafkan saya.

About Ken dan Bening

keluarga pembelajar

Posted on Juli 12, 2013, in Opini and tagged , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: