ALAMAT CERPEN INDONESIA

Jika ingin membaca ulasan cerita pendek yang terbit setiap hati Mnggu, kunjungilah Vokal Institute. Situs ini adalah sekumpulan orang-orang yang ini menjadi kelompok yang paling tahu tentang peta cerita pendek di Indonesia.

  1. Ulasan dua Cerpen Suara Merdeka bertema Gila. Suara Merdeka edisi Minggu tanggal 4 dan 11 Agustus 2013, menyajikan cerpen yang tokoh utamanya “gila”. Edisi 4 Agustus 2013 memuat cerpen Sri Harjanto Sahid berjudul Pesona Keabadian yang bercerita tentang orang yang gila terhadap keimanannya. Sementara edisi 11 Agustus 2013 memuat cerpen Jusuf AN berjudul Warisan Ayah yang mengisahkan tentang orang yang gila harta warisan.
  2. BUDAYA PREMAN Ulasan berjudul Bajing karya Mahwi Air Tawar yang dimuat di koran Kompas edisi Minggu, 18 Agustus 2013 saya teringat dengan sebuah cerpen karya Muchtar Lubis yang berjudul Bromocorah. Setiap daerah rupanya memiliki jagoan-jagoan penjaga kampung. Ia menjaga kampung dari para pencoleng. Jika dalam Bromocorah menceritakan tentang budaya gunung di Sunda maka Cerpen Bajing bercerita daerah pesisir di Madura.
  3. Memperolok Pawang Hujan  Ulasan cerpen karya Aba Mardjani yang berjudul Mbah Simbad Si Pawang Hujan. Yang dimuat pada Minggu 4 Agustus 2013, di Kompas.
  4. SIMBUL, SATU KATA BANYAK TAFSIR, Ulasan cerita pendekSangkar di Atas Leher  karya Adi Zamzam yang dimuat di koran Tempo, Belfegor karya Kiki Sulistyo yang di muat di Suara Merdeka, dan Mawar Menyiram Mawar Karya Yetti Eka yang dimuat di koran Jawa Pos. Satu cerpen yang dimuat Kompas berjudul Hujan di bulan Februari.
  5. ESTETIKA SURAT DUA LELAKI ANGKUH – Ulasan cerpen Pohon Tanjung Itu Cuma Sebatang karya Benny Arnas yang dimuat oleh Jawa Pos edisi Minggu 18 Agustus 2013. Cerpen ini memang bercerita tenang hal-hal usang. Betapa tidak usang? Di zaman email begini masih membicarakan surat berprangko.
  6. HANYA KORUPTOR YANG KASIHAN SAMA SARJANA HUKUM, Ulasan Cerpen karya sastrawan senior Gerson Poyk yang berjudulPengacara Pikun. Cerpen Jawa Pos menghadirkan cerpen karya Octavio Paz yang berjudul Kisah Cintaku dengan Ombak. Dan ulasan cerpen di Suara Merdeka karya Gunawan Budi Susanto yang berjudulIbu Terus-menerus Bungkam.
  7. PEMBUNUH ITU CUMA KHAYALAN – Ulasan cerpen Yudhi Herwibowo (YH) berjudul Doomga. Suara Merdeka, Minggu, 28 Juli 2013.
  8. KEMARIN ISTANA MEMANG TERBAKAR – Ulasan cerita karya A.S. Laksana yang dimuat Jawa Pos yang berjudul Cerita Ababil.
  9. ULAT (BULUNYA) AGUS NOOR – Ulasan cerpen Ulat Bulu dan Syeikh Daun Jati, Karya Agus Noor
  10. Ulasan cerpen Jawa Pos karya Ida Ahdiah berjudul pendek: Aksesori.
  11. OBAT PENJAGA IMAJINASI – Ulasan Cerpen Fordesia Karya Sori Siregar yang dimuat di Kompas, Minggu 1 September 2013.
  12. SEBATANG KAYU KERAMAT – Ulasan cerpen Karya Manaf Maulana Merdeka pda Minggu, 1 September 2013.
  13. SELALU ADA TEMPAT UNTUK BASA-BASI– Ulasan cerpen Kapal Perang karya Yusi Avianto Pareanom (Koran Tempo, 01/09/2013)
  14. SEKOLAH UNTUK ORANG GENIUS – Ulasan cerita pendek Pelukis Gagal karya Sri Harjanto Sahid yang dimuat oleh Jawa Pos pada Minggu 1 September 2013.
  15. TRAGIS ITU EKSOTIS – Ulasan cerpen Aswatama Pulang karya Gunawan Maryanto, Koran Tempo, 8 September 2013.
  16. LAKI-LAKI TANPA CELANA YANG BERSALIN RUPA – Ulasan Cerpen Laki-Laki Tanpa Celana Karya Joko Pinurbo di Kompas, Minggu, 8 September 2013.
  17. SETELAH KEKAYAAN DALAM GENGGAMAN – Ulasan Cerpen karya Gunawan Maryanto berjudul Siti Mahiya yang dimuat oleh Jawa Pos edisi 08 September 2013.
  18. INI MASALH KEPENDUDUKAN – Ulasan cerpen karya Timbul Nadeak yang dimuat di Kompas (Minggu, 22 September 2013) yang berjudulPerempuan Nasbus.
  19. MENCIPTA KENIKMATAN Ulasan cerpen “Teror” karya Putu Wijaya pada Minggu, 22 September 2013 di Jawa Pos.
  20. PEREMPUAN NASBUS DAN CERITA KEMISKINAN – Ulasan cerpen karya Timbul Nadeak yang dimuat di Kompas (Minggu, 22 September 2013) yang berjudul Perempuan Nasbus.
  21. LELAKI PENJUAL TAWA – Ulasan cerpen Guntur Alam pada Minggu, 29 Oktober 2013 di Jawa Pos berjudul ‘Boneka Air Mata Hantu’.
  22. GULAI KENTANG DARI DAMHURI – Ulasan cerpen cerpen karya Damhuri Muhammad berjudul ‘Lelaki Ragi dan Perempuan Santan’ yang dimuat di Kompas 29 September 2013.
  23. ESTETIKA KEMISKINAN – Ulasan cerpen Singkong karya Romulo Gallegos yang diterjemahkan oleh Anton Kurnia yang dimuat oleh Jawa Pos pada tanggal 06 September 2013.
  24. DIPLOMASI RAGI DAN SANTAN – Ulasan cerpen cerpen karya Damhuri Muhammad berjudul ‘Lelaki Ragi dan Perempuan Santan’ yang dimuat di Kompas 29 September 2013.
  25. HADIAH ITU BERUPA SAPI BETINA Ulasan Cerita Pendek berjudulSapi Betina yang dimuat di Koran Tempo (Minggu, 6 Oktober 2013). Cerpen ini dialihbahasakan oleh Anton Kurnia.
  26. MEDIA ADALAH TERORIS – Ulasan cerpen yang dikeluarkan oleh Kompas pada Minggu (06/10) berjudul Tas Jinjing karya Ana Mustamin juga mengkritik perilaku awak media.
  27. LEBIH MEMAKNAI JANJI – Ulasan cerpen berjudul “Gowok Mariah” karya: Irfan M. Nugroho pada 6 Oktober di Suara Merdeka.
Iklan

About Ken dan Bening

keluarga pembelajar

Posted on Oktober 12, 2013, in Berita and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: