Lempah Kuning Khas Bangka Belitung

Defti Ayunda Puspitasari, Mela Sri Rejeki, Septiani Nur Rahmawati, Yuni Ari Cahyo, Aris Setyoko, Hanif Hamdan, Haris Aryadi Wedya Utomo, Sri Rejeki Liliyani, Dian Sari, Dinar Ratna Damayanti

Defti Ayunda Puspitasari, Mela Sri Rejeki, Septiani Nur Rahmawati, Yuni Ari Cahyo, Aris Setyoko, Hanif Hamdan, Haris Aryadi Wedya Utomo, Sri Rejeki Liliyani, Dian Sari, Dinar Ratna Damayanti

Enak!

(Tulisan karya Defti Ayunda Puspitasari, Mela Sri Rejeki, Septiani Nur Rahmawati, Yuni Ari Cahyo, Aris Setyoko, Hanif Hamdan, Haris Aryadi Wedya Utomo, Sri Rejeki Liliyani, Dian Sari, Dinar Ratna Damayanti.)

Apakah Anda termasuk salah satu orang yang suka dengan makanan khas Pulau Bangka? Jika benar, tahukah Anda apa makanan khas Bangka yang memiliki cita rasa yang enak dan lezat? Lempah kuning merupakan salah satu makanan khas Pulau Bangka yang patut untuk Anda coba, sebab lempah kuning adalah makanan yang cukup praktis dan sederhana. Bagi Anda yang baru saja belajar memasak, tentunya tidak akan kesulitan ketika mengolah lempah kuning khas Bangka ini.

Lempah Kuning adalah makanan khas Pulau Bangka, kalau di Belitung makanan ini disebut Gangan. Bangka Belitung selain dikenal sebagai penghasil timah juga menyimpan beragam cita rasa kuliner yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia. Lempah sendiri merupakan masakan basah atau berkuah yang biasanya berbahan dasar ikan laut atau daging sapi dengan rempah-rempah yang beraroma kuat. Lempah sendiri variasinya bermacam-macam, salah satunya menggunakan ikan sebagai bahan utamanya. Biasanya menggunakan ikan tengiri atau ikan kakap dengan kuah yang berwarna kuning karena menggunakan kunyit pada bumbunya dan dimasukkan juga potongan nanas atau mangga muda ke dalamnya.
Sedangkan lempah darat/daret adalah masakan berkuah yang berisi sayur-mayur seperti pucuk idat, akar keladi, dan sayur mayur lainnya. Biasanya disajikan dengan nasi hangat, ikan asin dan sambal belacan (terasi). Lempah kulat adalah masakan yang terbuat dari kulat (bahasa Bangka untuk jamur) dengan kuah santan, mirip-mirip dengan kari.

Untuk memasak lempah kuning ini kunci utamanya adalah pada kesegaran ikan yang digunakan, makin segar maka makin sedap kuah yang dihasilkan. Di resep aslinya menggunakan ikan tengiri atau ikan kakap, namun kami menggantinya dengan ikan bandeng yang mudah diperoleh di pasar. Untuk nanasnya, kami menggunakan yang matangnya sedang agar tidak lekas lunak saat di rebus.

Untuk membuat makanan khas Bangka harus mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan saat memasak:

  1. Ikan bandeng yang masih segar 2 ekor dipotong menjadi 4 bagian
  2. Air perasan jeruk nipis 3 sendok makan
  3. Nanas 1 buah, cari yang matangnya sedang dan buang intinya kemudian potong-potong bentuk segitiga
  4. Tomat merah 2 buah, dibelah menjadi 4 bagian
  5. Air 1 liter
  6. Serai 1 batang

 

Bumbu dihaluskan:

  1. Cabai merah 4 buah
  2. Cabai rawit 2 buah
  3. Bawang merah 4 siung
  4. Bawang putih 2 siung
  5. Jahe 1 ruas
  6. Kunyit 1 ruas
  7. Terasi 1 sendok teh

    Bumbu lainnya:

  8. Lengkuas 2 ruas, pipihkan
  9. Gula pasir 1 ½ sendok makan
  10. Garam 2 sendok teh
  11. Kaldu bubuk 1 sendok teh
  12. Air asam Jawa 1 mangkuk kecil, larutkan 2 sendok makan asam dengan 200 ml air

Cara memasak:

  1. Bersihkan ikan bandeng dengan menggunakan air jeruk nipis dan diamkan sejenak

supaya bau amis pada ikan tidak tercium lagi.

  1. Tumis semua bumbu yang sudah dihaluskan hingga tercium harum dan matang.
  2. Kemudian tuangkan air dan bumbu yang lainnya selain air asam jawa.
  3. Aduk merata dan masak hingga airnya mendidih.
  4. Masukkan ikan bandeng dengan memasaknya menggunakan api sedang.
  5. Selanjutnya masukkan nanas dan tomat jika airnya sudah menyusut.
  6. Setelah ikan bandeng matang sempurna, masukkan air asam jawa, aduk merata dan tunggu 5 menit. Angkat dan sajikan.

Sejarah Lempah Kuning

Lempah  adalah makanan khas Bangka Belitung yang menjadi makanan sehari-hari masyarakat Bangka Belitung. “Tiada Hari Tanpa Lempah” , sajian di meja makan selalu tersedia. Hampir semua orang Bangka Belitung bisa membuat Lempah. Bahkan kaum pria pun bisa melakukannya dengan mudah.

Lempah pada dasarnya adalah makanan yang terdiri dari tanaman atau tumbuhan, tanpa daging. Namun seiring dengan konsumsi manusia terhadap daging, maka lempah-lempah jenis tertentu pun berisi daging. Lempah itu beranekan ragam, berikut ini adalah tipe, jenis, kategori Lempah berdasarkan bahan pokok , pertama Lempah Sayur Mayur, kedua Lempah Buah-Buahan dan Ketiga Lempar Daging. Berdasarkan rasa, ada 3 jenis , yakni Lempah Asam, Lempah Asin dan Lempah Manis. Perbedaan bumbu, bahan dan pengolahannya menyebabkan rasa yang timbul berbeda pula. Lempah Sayur Mayur dan buah-buahan berguna bagi kesehatan manusia. Misalnya Lempah Katis, Lempah Alar Keladi, Lempah Nanas, Lempah Kulat, Lempah Nangka, dan sejenisnya memberikan manfaat bagi penurunan tekanan dan lemak darah, menguatkan organ-organ penting dan meningkatkan stamina. Tentunya harus dimasak dan diracik dengan tepat barulah khasiatnya muncul. Tidak disangka lempah yang identik dengan “makanan kampung” ternyata bermanfaat banyak.

Lempah awalnya adalah masakan asli peribumi Bangka Belitung. Juga asli masakan Indonesia. Bukan hanya itu saja, kini Lempah telah menjadi masakan pokok peranakan Tionghoa Bangka Belitung. Orang Tionghoa Bangka melakukan modifikasi dan memberikan variasi baru pada Lempah. Sehingga ada jenis Lempah yang hanya dikenal di kalangan Peranakan Tionghoa Bangka saja. Melihat hal ini, jelas bahwa Lempah adalah Makanan Khas Bangka Belitung. Masakan setiap masyarakat Bangka Belitung didalam kesehariannya. Oleh karena itu, sudah sepantasnya setiap orang Bangka Belitung menyukai Lempah, memasarkannya ke seluruh Indonesia dan seluruh dunia. Dan jangan lupa untuk mewariskannya kepada generasi mendatang.

 

About Ken dan Bening

keluarga pembelajar

Posted on Agustus 23, 2015, in kuliner kampung and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: