Category Archives: Cerita Pendek

Cerpen: MALAM GERIMIS SEEKOR ANJING MENYERET KAKINYA

malam-gerimisSaudara seanjingnya banyak yang berakhir di lidah Markham. Mereka digorok kemudian dipanggang, disantap malam-malam sambil bermain gaple sebagai teman minum ciu. Maka ketika ia mencium keringat manusia, ia segera bersembunyi. Jika itu Markham dan teman-temannya, bisa habis riwayatnya.

Malam gerimis. anjing menyeret satu kakinya yang terluka. Matanya melotot menahan sakit. Kolong jembatan, tempat tinggalnya masih jauh. Ia menjatuhkan daging yang ia curi. Pelan-pelan ia habiskan daging ayam yang gurih.

Anjing kurap itu melanjutkan perjalanan. Jika kakinya normal, sambil berlari, Kurap hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk sampai di kolong jembatan. Karena kakinya pincang, perlu waktu 30 menit untuk sampai ke sana. Sebentar-sebentar Kurap istirahat. Kurap mengumpat jika luka di kakinya ngilu: Dasar Saripah gila, pelit sekali manusia itu, rakus.

Saat ia lewat di sebuah rumah yang depannya terdapat patung singa, seekor anjing besar menyalak. Itu bukan salakan persahabatan. Itu adalah salakan usiran dan ajakan berkelahi. Mendengar itu Kurap berhenti sambil menggerak-gerakkan ekor. Si anjing yang ia ketahui bernama Surya mengerang. Surya menyalak lebih keras dan mondar-mandir. Kurap menatap mata Surya, Surya tidak bisa berbuat banyak karena terkurung oleh pagar rumah. Pagar adalah pagar, meski terbuat dari emas sekalipun, membatasi.

Kurap lebih bahagia menjadi anjing bebas. Menjadi anjing peliharaan seperti Surya memang makannya terjamin, dielus-elus setiap hari tetapi tidak merdeka. Dunianya sebatas pagar rumah. Mending seperti dirinya, hidup bebas, bisa kemana saja sesuka hati, meskipun untuk sekedar makan kadang mempertaruhkan nyawa, tetapi itulah tantangan seekor anjing. Bagi dia, menjadi anjing peliharaan itu kurang anjing. Read the rest of this entry

Iklan

KLIPING CERPEN TRIYANTO TRIWIKROMO (Koran Tempo 29 Juni 2014)

Berikut ini cerpen edisi 29 Juni 2014 Koran Tempo  berjudul “Cara Bodoh Mengolok-olok Quentin” karya  Tarantino Triyanto Triwikromo. Silahkan download.